Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perkuat Layanan Pemasyarakatan, Komisi I DPRA Dorong Rutan Bener Meriah Naik Status Jadi Lapas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 20.35 WIB Last Updated 2026-02-18T01:35:21Z
BENER MERIAH – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melakukan kunjungan kerja strategis ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bener Meriah, Sabtu (24/1/2026). Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung progres pembinaan sekaligus memperjuangkan peningkatan status kelembagaan rutan tersebut.

​Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Rutan, jajaran Komisi I DPRA menegaskan komitmennya untuk mendorong transformasi Rutan Kelas IIB Bener Meriah menjadi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB.

​Peningkatan Status untuk Optimalisasi Pembinaan
​Peningkatan status ini dinilai mendesak untuk memperluas kapasitas tampung serta efektivitas pembinaan warga binaan. Komisi I DPRA meminta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Kanwil Ditjenpas Aceh segera memproses usulan administratif tersebut.

​"Perubahan status akan berdampak langsung pada optimalisasi fasilitas, penambahan sumber daya manusia, serta peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan yang lebih mumpuni di Bener Meriah," ungkap perwakilan Komisi I DPRA.

​Fasilitas Kesehatan Khusus dan Pengawasan Ketat. ​Selain isu kelembagaan, Komisi I DPRA menyoroti aspek kesehatan warga binaan. Mereka mendorong Dinas Kesehatan Aceh dan kabupaten/kota untuk menyediakan ruang perawatan khusus bagi pasien rujukan dari Rutan maupun Lapas di setiap rumah sakit daerah.

​Langkah ini dipandang krusial untuk : ​Memudahkan pengawasan intensif oleh petugas. Mencegah potensi pelarian warga binaan saat menjalani perawatan medis. ​Menjamin hak kesehatan warga binaan secara manusiawi dan aman.

​Dorong UMKM Pasarkan Produk Warga Binaan. Sisi ekonomi dan kemandirian juga menjadi perhatian serius. Komisi I meminta Dinas Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UMKM, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, untuk membantu memasarkan produk kerajinan tangan hasil karya warga binaan.

​"Kami ingin produk mereka punya nilai jual di pasar luas. Ini peluang ekonomi baru yang bisa membantu pendapatan warga binaan dan menyokong keluarga mereka di kampung halaman," tambahnya.
​Tinjau Langsung Blok Hunian

​Usai berdiskusi, rombongan Komisi I DPRA melakukan peninjauan langsung ke area bimbingan kerja dan blok hunian. Mereka melihat dari dekat kondisi warga binaan serta berbagai kreativitas yang telah dikembangkan di dalam rutan.

​Peninjauan ini menegaskan komitmen DPRA dalam memastikan fungsi pemasyarakatan di Aceh berjalan efektif, manusiawi, dan sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku. (***)

Artikel Pilihan

Video Terpopuler

×
Berita Terbaru Update